Sun. Jul 3rd, 2022

Flash game menjadi semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Sementara permintaan untuk game baru terus meningkat, jumlah pengembang tampaknya relatif statis. Alasannya mungkin karena mengembangkan game Flash membutuhkan beragam keterampilan.

Tentunya untuk membuat Flash game dibutuhkan kompetensi di Flash, tapi itu saja tidak cukup. Pengembang game Flash yang baik membutuhkan keterampilan pemrograman, keterampilan grafis, keterampilan audio, belum lagi pemikiran analitis yang baik, cara metodis untuk mengatasi masalah, dan kesabaran untuk menyelesaikan proyek hingga selesai. Berikut adalah garis besar kasar tentang bagaimana seorang pengembang dapat mengatasi masalah penulisan game Flash dari awal.

Perencanaan dan desain

Game adalah perangkat lunak yang rumit. Bahkan permainan puzzle kecil yang ditulis dalam Flash kemungkinan akan menyertakan beberapa layar utama atau status permainan, beberapa film yang mungkin bersarang (memberikan beberapa garis waktu), satu atau lebih file cipt tindakan dan mungkin skrip tindakan pada garis waktu, elemen grafis baik yang digambar dalam Flash atau disematkan dalam format bitmap atau vektor, dan file audio.

Dengan begitu banyak elemen, duduk di depan komputer dengan Flash terbuka dan mulai membuat kode sangat tidak mungkin memberikan hasil yang memuaskan. Setiap kali saya mulai menulis permainan baru, saya mulai dengan pena dan kertas, awalnya dengan deskripsi tentang bagaimana saya akan menulis permainan, kemudian dengan daftar permainan dimulai dan fungsi utama, kemudian dengan daftar aset yang diperlukan. Hanya dengan begitu, setelah saya memiliki ide bagus tentang bagaimana permainan akan ditulis, saya dapat mulai menyusun aset, dan mulai menulis permainan.

Maket

Setelah desain dibuat, langkah selanjutnya adalah menulis game mock-up di Flash. Ide dari tahap ini adalah menulis kode di Flash agar game berfungsi, tanpa terlalu mengkhawatirkan tampilan game. Saya sering menggunakan grafik placeholder pada tahap ini, yang nantinya akan ditukar dengan grafik yang diproduksi oleh seorang seniman, dan kecuali itu merupakan bagian integral dari permainan saya meninggalkan audio sepenuhnya.

Grafik dan audio

Setelah mock-up ditulis, dan diuji, tahap selanjutnya adalah mengintegrasikan grafik dan audio. Jika tahap desain diselesaikan dengan hati-hati dengan mempertimbangkan grafik dan audio, artis (jika pengembang tidak membuat grafik sendiri) dapat memproduksi aset grafis saat mock-up dibuat. Hal ini memungkinkan grafik dan audio diintegrasikan dengan relatif cepat dan mudah, dan game sekarang sepenuhnya diuji lagi.

Sentuhan terakhir

Hanya setelah permainan hampir selesai, lakukan sentuhan akhir seperti pengenalan dan layar akhir level, atau prapemuat ditambahkan. Hal ini memungkinkan pengujian menjadi lebih cepat dan mudah karena penguji tidak perlu berulang kali mengklik layar intro palsu.

Seperti yang telah kita lihat, bahkan permainan Flash sederhana adalah proyek yang rumit untuk dilakukan. Namun, dengan perencanaan yang cermat dan dengan memecah proyek menjadi modul berukuran wajar, pengembang Flash yang kompeten dapat dengan mudah menangani proyek game kecil sendirian, terutama jika mereka memiliki bantuan seniman untuk grafik dan audio.

Jika Anda belum pernah menulis game dari awal sebelumnya, pertimbangkan untuk membuat modifikasi pada game yang sudah ada terlebih dahulu. Itu akan memberi Anda pengalaman mengerjakan game, dan kepercayaan diri untuk mengambil proyek yang lebih besar dari awal di masa depan. Silahkan pelajari di https://www.teknohits.com

Menulis game Flash bisa menjadi keterampilan yang sangat bermanfaat, baik secara intelektual maupun finansial, tetapi menangani proyek yang terlalu besar terlalu dini adalah kesalahan umum. Jika Anda baru dalam menulis game Flash, mulailah dari yang kecil, dan pelajari cara menulis game Flash dengan benar sebelum melanjutkan ke proyek yang lebih besar!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *